Mamat the Rescuer: Tanggal Tua Tetap Bisa Makan Enak di Fox Harris Lite Hotel Metro Indah Bandung

Mamat the Rescuer: Tanggal Tua Tetap Bisa Makan Enak di Fox Harris Lite Hotel Metro Indah Bandung

Mamat the Rescuer: Tanggal Tua Tetap Bisa Makan Enak di Fox Harris Lite Hotel Metro Indah Bandung
Mamat the Rescuer: Tanggal Tua Tetap Bisa Makan Enak di Fox Harris Lite Hotel Metro Indah Bandung

Bisnishotel.com, BANDUNG – Tanggal tua merupakan istilah yang sering digunakan oleh para karyawan. Istilah ini menandakan uang bulanan hanya tinggal menyisakan beberapa lembar rupiah saja.

Di tanggal tua, umumnya, para karyawan berhemat agar tidak mengeluarkan uang yang berlebihan untuk membeli sesuatu. Tanggal ini juga memengaruhi menu makanan yang dibeli ketika makan siang atau malam tiba.

Assistant Marketing & Branding Manager Fox Harris Lite Hotel Metro Indah Bandung, Dyah Annisa mengatakan hotel ini memberikan solusi untuk para karyawan yang tetap ingin makan enak dengan harga murah.

Fox Harris Lite Hotel Metro Indah Bandung meluncurkan promo kuliner Mamat the Rescuer atau Makan Hemat. Promo ini berlaku pada akhir bulan atau tanggal 25 – 30 di setiap bulannya.

Baca Juga: Premium US Stockyard Beef Ribs BBQ Hadir di The Restaurant The Trans Luxury Hotel

“Melalui promo ini, pengunjung dapat menikmati makanan untuk tiga orang hanya dengan membayar untuk dua orang saja,” ujar Dyah, Senin (26/8/2019).

Dyah menjelaskan, menu yang terdapat dalam promo ini cukup beragam, yaitu menu reguler yang terdapat di buku menu atau menu triwulan pilihan chef yang bisa dipilih sesuai selera.

“Harga yang ditawarkan juga sangat terjangkau, seperti contoh Nasi Tutug Oncom lengkap yang dibanderol seharga Rp35.000 nett. Harga tersebut sudah termasuk dengan teh manis,” katanya.

Dyah memaparkan, Mamat the Rescuer tidak hanya bertujuan untuk menyelamatkan kantong para karyawan di tanggal tua saja tapi juga untuk mengedukasi masyarakat jika makan di hotel tidak selalu mahal. Selain itu, semua orang bisa datang ke restoran hotel tanpa harus menginap.

“Sebagai hotel yang berada di kawasan perbelanjaan, perkantoran dan kuliner, kami harus berinovasi agar dapat bersaing namun tidak menurunkan kualitas kami sebagai restoran di hotel,” ujarnya.

Related posts