
Bisnishotel.id, JAKARTA — Brand lokal UNERD dan Othman menghadirkan kolaborasi terbaru bertajuk “Amphibious Voyage”, sebuah koleksi yang memadukan karakter streetwear dengan elegansi fesyen. Koleksi tersebut diperkenalkan melalui presentation show yang digelar pada Jumat (6/3/2026) pukul 15.00 WIB di Bale Nusa Pakubuwono.
Kolaborasi ini mengangkat filosofi “amphibious” atau amfibi yang mampu hidup di dua dunia berbeda. Dalam konteks desain, konsep tersebut merepresentasikan pertemuan antara energi street performance dengan pendekatan estetika runway yang lebih matang.
Founder UNERD, Yoseph Putera Soesanto mengatakan kolaborasi ini menjadi ruang eksplorasi kreatif bagi kedua brand untuk menghadirkan identitas baru yang lebih luas. Menurutnya, pertemuan dua karakter yang berbeda justru membuka peluang inovasi dalam desain produk.
“Amphibious Voyage adalah perjalanan kreatif yang mencoba menjembatani dunia street culture dengan fesyen yang lebih refined. Kami ingin menunjukkan bahwa street performance dapat hadir dengan estetika yang tetap elegan dan relevan di berbagai ruang,” ujar Yoseph dalam konferensi pers di sela acara.
Sementara itu, Founder dan CEO Othman, Dimboy menilai kolaborasi lintas karakter seperti ini semakin penting dalam perkembangan industri fesyen lokal. Ia menyebut kolaborasi tersebut membuktikan bahwa perbedaan perspektif dapat menghasilkan karya yang lebih kuat.
“Kami melihat kolaborasi ini sebagai dialog kreatif. UNERD membawa energi streetwear yang kuat, sementara Othman menghadirkan pendekatan tailoring dan material yang lebih elegan. Dari situ lahir sebuah koleksi yang unik dan relevan,” ungkap Dimboy.
Dalam presentation show tersebut, UNERD x Othman menampilkan lima artikel utama yang merepresentasikan transformasi dari jalanan menuju runway. Koleksi tersebut terdiri atas dua artikel sepatu dengan rugged outdoor outsole yang dipadukan dengan material floral jacquard pada bagian upper.
Selain itu, koleksi juga menghadirkan satu blazer dan satu kemeja hitam bermotif floral yang menggunakan material serupa dengan bagian atas sepatu. Kesamaan bahan tersebut menciptakan keselarasan tekstur sekaligus memperkuat identitas desain yang menggabungkan elemen streetwear dan high-fashion.
Koleksi tersebut turut dilengkapi dengan satu vest yang dirancang dengan potongan modern serta detail desain lintas kultur. Seluruh artikel dalam koleksi ini menonjolkan pendekatan desain yang menggabungkan kekuatan struktur streetwear dengan elemen estetika fashion yang lebih refined.
Kolaborasi ini juga mendapat dukungan dari program BCA Bangga Lokal yang diinisiasi oleh Bank Central Asia. Program tersebut bertujuan mendorong pertumbuhan brand lokal serta memperkuat ekosistem industri kreatif nasional.
Selain itu, perusahaan teknologi Infinix turut berpartisipasi sebagai sponsor utama melalui peluncuran perangkat terbarunya, Infinix NOTE 60 Ultra yang diperkenalkan dalam sesi konferensi pers pada acara tersebut.
PR & Social Media Manager Infinix Indonesia, Fina Julita W mengatakan kolaborasi dengan industri kreatif menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam mendukung generasi kreatif.
“Kami melihat kreativitas sebagai bahasa universal yang dapat menghubungkan teknologi, fashion, dan budaya. Melalui kolaborasi ini, Infinix ingin menunjukkan bahwa inovasi teknologi juga dapat menjadi bagian dari ekosistem kreatif,” ujarnya.
Senada dengan itu, Product Marketing Manager Infinix Indonesia, M. Jordan menjelaskan bahwa NOTE 60 Ultra dirancang dengan pendekatan desain premium yang terinspirasi dari estetika otomotif Italia bersama studio desain Pininfarina.
“NOTE 60 Ultra kami hadirkan dengan pendekatan craftsmanship modern yang menonjolkan presisi desain dan performa tinggi. Filosofi ini sejalan dengan semangat kolaborasi UNERD dan Othman yang juga mengedepankan detail serta karakter kuat dalam setiap karya,” kata Jordan.
Rangkaian acara kemudian ditutup dengan momen buka puasa bersama yang dihadiri para tamu undangan, media, komunitas kreatif, serta kolaborator. Momentum tersebut sekaligus menjadi ruang silaturahmi di awal bulan Ramadan.
Kolaborasi “Amphibious Voyage” menjadi bukti bahwa pertemuan antara street culture, fesyen, dan teknologi dapat menghadirkan inovasi baru dalam industri kreatif Indonesia.

