
Bisnishotel.id, BANDUNG — Hotel de Paviljoen menghadirkan pameran seni rupa bertajuk “Saniskara Hawa” yang menampilkan karya dari 53 perempuan perupa. Pameran yang dibuka pada 10 April 2026 ini menjadi ruang ekspresi artistik sekaligus refleksi terhadap peran perempuan dalam kehidupan.
Pameran ini merupakan kolaborasi bersama komunitas 22 Ibu dengan total 77 karya seni lukis dua dimensi. Setiap karya menghadirkan eksplorasi teknik yang beragam, mulai dari permainan garis, warna, bentuk, hingga penggunaan material tempelan.
Secara konseptual, “Saniskara Hawa” menggabungkan makna lintas budaya. Kata ‘Saniskara’ dalam bahasa Sunda berarti segala macam, sementara ‘Hawa’ dimaknai sebagai perempuan, ibu, serta sumber kehidupan. Perpaduan ini merepresentasikan perempuan sebagai elemen penting dalam menjaga keseimbangan semesta.
Melalui tema tersebut, para seniman menghadirkan perspektif tentang perempuan dalam konteks sosiologis dan antropologis. Sosok ibu ditempatkan sebagai simbol kehidupan, kasih sayang, serta keberlanjutan nilai-nilai kemanusiaan di tengah dinamika global.
Karya-karya yang dipamerkan tidak hanya menonjolkan estetika visual, tetapi juga memuat narasi kritis terhadap kondisi sosial. Tema ini menjadi respons terhadap kecenderungan inhumanisme dalam peradaban modern, sekaligus mengajak publik untuk kembali pada nilai empati dan keseimbangan.
Pameran ini terbuka untuk umum dan berlangsung hingga 10 Juni 2026. Penyelenggara berharap kegiatan ini dapat menjadi ruang apresiasi seni sekaligus sarana edukasi bagi masyarakat dalam memahami peran perempuan melalui pendekatan artistik.
Selain sebagai ruang apresiasi, karya-karya dalam pameran ini juga dapat dimiliki oleh kolektor maupun masyarakat umum. Harga lukisan yang ditawarkan bervariasi, mulai dari Rp750.000 hingga jutaan rupiah, tergantung ukuran, teknik, dan kompleksitas karya.
Dengan rentang harga tersebut, pameran ini dinilai membuka akses lebih luas bagi publik untuk mengoleksi karya seni sekaligus mendukung perkembangan seniman perempuan di Indonesia.
Keberadaan pameran di ruang hotel juga mencerminkan sinergi antara industri perhotelan dan seni rupa. Hotel de Paviljoen memanfaatkan ruangnya sebagai medium untuk memperluas jangkauan seni kepada publik yang lebih beragam.
Melalui “Saniskara Hawa”, para perupa perempuan tidak hanya menampilkan karya, tetapi juga menyampaikan pesan tentang pentingnya peran perempuan sebagai penjaga keseimbangan kehidupan, baik dalam lingkup keluarga maupun masyarakat luas.

