
Bisnishotel.id, BANDUNG — Archipelago, grup manajemen perhotelan terbesar di Asia Tenggara, menghadirkan konsep pop-up kuliner bertajuk “60 Seconds to Seoul” sebagai respons atas tingginya minat masyarakat Indonesia terhadap budaya Korea, khususnya kuliner. Program ini menjadi bagian dari rangkaian Archipelago Global Flavours Series yang menghadirkan eksplorasi cita rasa internasional di jaringan hotel Archipelago di seluruh Indonesia.
Fenomena Korean Wave atau Hallyu masih menunjukkan daya tarik kuat di Tanah Air. Indonesia bahkan tercatat sebagai negara dengan tingkat ketertarikan tertinggi terhadap budaya Korea secara global. Berdasarkan Survei Hallyu Luar Negeri 2024 yang dirilis Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata Korea Selatan (MCST) bersama Korea Foundation for International Culture Exchange (KOFICE), sebanyak 86,3 persen responden di Indonesia menunjukkan minat tinggi terhadap budaya Korea, termasuk kuliner, gaya hidup, dan tren urban.
Melihat potensi tersebut, Archipelago menghadirkan “60 Seconds to Seoul” sebagai pengalaman bersantap yang terinspirasi dari kuliner jalanan Seoul. Program ini dirancang untuk membawa sensasi menikmati street food Korea secara autentik, praktis, dan terjangkau, tanpa harus bepergian ke luar negeri.
Konsep pop-up kuliner ini akan berlangsung mulai Januari hingga Juni 2026 dan tersedia di berbagai hotel di bawah jaringan Archipelago. Melalui program ini, Archipelago ingin menghadirkan perjalanan rasa lintas negara yang mudah diakses oleh tamu hotel maupun masyarakat umum.
Head Chef Hotel Neo Dipatiukur, Taufik Hidayat, menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari strategi Archipelago dalam menghadirkan inovasi di lini Food & Beverage.
“Kami menghadirkan konsep pop-up kuliner yang membawa cita rasa autentik street food Seoul. Program ini merupakan bagian dari Archipelago Global Flavours Series yang akan berganti setiap enam bulan dengan tema kuliner dari berbagai negara,” ujarnya dalam keterangan tertulis kepada Bisnis, Rabu (28/1/2026).
Dengan harga mulai dari Rp35.000, para tamu dapat menikmati beragam menu street food Korea yang populer, seperti Tteokbokki, Korean Cheese Burger, Gangnam Hot Chicken, Soko Fish Taco, serta Kimchi Fried Rice. Hidangan tersebut dirancang dengan karakter rasa khas Korea yang familiar di lidah masyarakat Indonesia.
Tak hanya sajian utama, pengalaman kuliner ini juga dilengkapi dengan pilihan dessert khas, seperti Jeju Matcha Puff dan Baesuk Pear, serta minuman segar, antara lain Sparkling Yuzu Honey, Shikyee Fizz, Maesil Mojito, dan Omija Cooler, yang memberikan sentuhan autentik khas Korea.
Seluruh menu “60 Seconds to Seoul” dapat dinikmati melalui berbagai layanan, mulai dari poolside dining, room service, hingga layanan pesan antar melalui GrabFood. Dengan demikian, program ini dapat diakses tidak hanya oleh tamu hotel, tetapi juga masyarakat luas.
Melalui inisiatif ini, Archipelago menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pengalaman kuliner yang kreatif, relevan dengan tren global, serta mampu menjawab minat pasar domestik. Program “60 Seconds to Seoul” diharapkan menjadi salah satu daya tarik baru yang memperkaya pengalaman menginap sekaligus bersantap di jaringan hotel Archipelago di Indonesia.

