Telat Makan? Ini Akibatnya

Ilustrasi Sarapan/Boldsky
Ilustrasi Sarapan/Boldsky
Ilustrasi Sarapan/Boldsky

Bisnishotel.com, BANDUNG – Sering melewatkan atau telat makan dapat memberikan efek negatif pada tubuh. Padahal, makanan tiga kali sehari dapat membantu memenuhi nutrisi tubuh sehingga tetap sehat untuk menjalankan aktivitas sehari-hari.

Baca Juga: Hindari Makanan Ini Ketika Perut Kosong

Dilansir Boldsky, berikut adalah enam dampak negatif melewatkan waktu makan:

  1. Risiko Diabetes: Melewatkan waktu makan dapat meningkatkan risiko diabetes. Hal ini dikarenakan sel pada liver berhenti merespons insulin―hormon penghancur gula― sehingga mengakibatkan adanya glukosa berlebihan dalam darah.
  2. Emosi tidak stabil: Jika telat makan, maka tubuh akan mengalami perubahan fungsi emosional. Perubahan fungsi ini mengakibatkan diri mudah tersinggung, cepat marah atau malas melakukan sesuatu.
  3. Metabolisme tubuh rendah: Jika melewatkan waktu makan, maka tingkat metabolisme tubuh akan menjadi rendah. Metabolisme tubuh yang rendah tidak bisa membakar kalori sehingga menyimpannya sebagai lemak.
  4. Stres: Melewatkan waktu makan secara terus-menerus dapat memicu penyakit berbahaya, yaitu stres. Seiring berjalannya waktu, stres akan menyebabkan penyakit jantung, tekanan darah tinggi atau diabetes.
  5. Bau mulut: Tidak makan berarti mengurangi volume air liur dalam mulut. Mulut yang kering membuat bakteri lebih mudah berkembangbiak sehingga menyebabkan bau mulut.
  6. Sakit kepala: Melewatkan waktu makan akan menyebabkan sakit kepala, kelelahan dan mual. Jika dibiarkan terus-menerus maka akan menyebabkan pingsan. (ija)

Related posts

Leave a Comment