Asal Mula Origami, Seperti Apa?

Origami/Wikipedia
Origami/Wikipedia
Origami/Wikipedia

Bisnishotel.com, BANDUNG – Origami merupakan seni kerajinan tangan yang dipelopori oleh para biksu di China mulai dari abad ke-6. Tak lama kemudian, biksu-biksu tersebut menyebarkan seni tersebut ke daratan Jepang dan Korea.

Di Jepang, terdapat dua jenis origami antara lain noshi dan tsutsumi. Noshi diberikan sebagai hadiah tanda keberuntungan sedangkan tsutsumi digunakan sebagai bungkus kado.

Konon, origami yang pertama dibuat adalah origami kupu-kupu yang menghiasi semua botol pada tradisi pernikahan Shinto. Bahkan, hal ini tertulis dalam sebuah puisi pendek karya Ihara Saikaku tahun 1680.

Sementara itu, buku tentang origami yang pertama kali diterbitkan adalah buku Tsutsumi-no-Ki (1764). Buku ini menjelaskan tata cara melipat noshi dan tsutsumi.

Baca Juga: Sering Marah-Marah? Ini Dampaknya

Di belahan dunia lain, tradisi melipat kertas ini dikembangkan di Eropa pada abad ke-11 di Spanyol dan Jerman.

Pola lipat Eropa lebih geomertis dibandingkan pola lipat di Jepang. Oleh karena itu, pola ini dipilih sebagai cara sederhana untuk memperkenalkan geometri pada anak-anak TK di Jerman dan digunakan juga di negeri sakura.

Awalnya, seni melipat kertas telah mengalami beberapa kali pergantian nama mulai dari orisue, origata, oru, orimono hingga akhirnya ditetapkan dalam kata origami pada akhir abad 19.

Hingga saat ini, origami terus berkembang pesat dengan model-model lipatan kertas yang lebih unik dan modern. (AllAboutJapan)

Related posts

Leave a Comment